Saya Bersumpah,

  1. Melaksanakan Syariat Islam Secara Kafiah, Mujahadah Dan Istiqomah.
  2. Melaksanakan amanah Khittah, Visi, Misi, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga serta Keputusan Ijtimak ulama Majelis Turos Islam (MTI) dan peraturan-peraturan organisasi yang ada.
  3. Melihara harkat dan martabat serta kehormatan dan independent Majelis Turos Islam (MTI).
  4. Memelihara keutuhan kerjasama dalam memimpin dan melaksanakan segala aktivitas dan amal usaha organisasi Majelis Turos Islam (MTI).

KHITTAH

Tidak Berpolitik Peraktis. Setia terhadap Dasar Falsafah ldiologi Pancasila Dan NKRI. Menjunjung tinggi pendidikan Gratis Turos (Klaisk) Islam, terkhusus Turos Madzhab Fikih Muktabarah yang empat yaitu Imam Hanafi (80-150H),Imam Malik (93-179H), Imam Syaf~i (150-204H), dan Imam Ahmad bin Hanbal (164-241H), namun tetap mengutamakan madzhab Imam Syafi’i sebaqai Qawaid dan Manhaj Fikih, Ber-Akidah Ahlussunnah Waljamaah (‘Asya’Irah & Al-Maturidiyah). Dan Ber-Thariqah Tasawuf Yang Muktabarah (Asy-Syadziliyah
& Annaqsyabandiyah). Mengoptimalkan, memberdayakan, mengembangkan dan menginvestasikan Wakaf, Zakat, Infaq dan sedekah yang diamanahkan kepada Majeli Turos Islam (MTI) untuk memajukan, membangun kemaslahatan umrnat, terkhusus mendahulukan kemaslahatan dan kemajuan program pendidikan Majelis Turns Islam (MTI), kemaslahatan Murid-murid (-all; At-Thullab) dan anggota Jemaah Majelis Turos Islam (MTI). Dibawah komando, kontrol Imam Mursyid dan Lembaga Ulama Majelis Turos Islam.

VISI

Melahirkan   Ulama  Hafal Alqur’an, Fakih  perbandingan  Madzhab  Islam,  Shufi  dan  Ahli  ilmu• ilmu  Tasawuf Islam  yang  bersih  dari  hal-hal  Khurafat,  Takhayyul,  Syirik  dan tidak  berserikat (berkhadam)  dengan  bangsa  JIN (Jin Muslim  atau Jin Kafir),  paham  bahasa  Arab, atau  Inggris atau bahasa asing lainnya, Litakuna Kalimatullah Hiyal’ulya (bertujuan  agar supaya dapat meninggikan  syariat Islam).

MISI

  1. Menjunjung tinggi NKRI dan Pancasila sebagai dasar falsafah idiologi berbangsa dan bemegara Republik Indonesia.
  2. Beraqidah Ahlussunnah Waljama’ah dengan marjak utama ‘Asyairah dan Almaturidiyah, bertasawuf (Shufi) dengan marjak utama Imam Junaid, Imam Al Ghazali & Imam Ibnu Khaldun. Marjak utama Thariqah Tasawuf (Shufi) Imam Syazili (Assadziliyah) & Imam BahaUddin An Naqsyabandi (AnNaqsyabandiyah).
  3. Mengutamakan Madzhab Imam Syafi~i sebagai marjak fikih dengan menjaga kelestarian, mentarjih mengebangkan kelebihan-kelebihan madzhab muktabar yang lain, mengobservasi dan meneliti keilmuan diluar Ahlussunnah Waljama~ah.
  4. Mempertahankan ormas Islam majelis turns is lam sebagai wadah lembaga pendidikan, majelis ilmu, Talaqqi (sorogan) dalam riset, kajian-kajian ilmiyah, rujukan dan pedoman dasar dari Turos Islam dengan mengkaji, mendalami riset-riset seperti,
    pendidikan kajian agama Islam (Syariah Islamiyah), Tafsir, Hadis, Perbandingan Agama, Filsafat, Adab (Sastra, Art; seni), Tsaqafah (kultural), ljtima’iyah (Sosial), Al• Iqtishaiyah (Ekonomi), Assiasiyah (Politik), AIFikr (Pemikiran; Hurriyatulfikr; kebebasan dalam pemikiran), Alhadharah; Tamaddun (Civilization; Peradaban).
  5. Mengembangkan pendidikan Talaqqi (Sorogan) kitab-kitab terkhusus Turos Fikih Lslam, mengutamakan kitab-kitab turos Syafiiyah (Madzhab Imam Syafi’i) didalam pendidikan fonnal dari Dirosah Khassoh (pendidikan dasar Turos Agama segala tingkatan usia), Hadhonah atau RiadhulAthfal (TK), Ibtidaiyah (SD),Tsnawiyah (SMP), AlqismulAli (Aliyah-SMA), Pergurun Tinggi (Sl, S2, & S3) dan majelis taklim rutin harian, sepekanan, & bulanan bersifat Talaqidi juga mencari imam shalat tetap 5 waktu untuk ditempatkan di Masjid-masjid atau Mushalla- mushalla ditingkat Nasional dan gelobal ( internasional).
  6. Memberikan intensif para ulama (Usta:z/Ustazah) yang mengajarkan Talaqi (Sorogan) kitab-kitab Turos Fikih Islam atau sebagai Imam Shalat tetap di Masjid-masjid atau Mushalla-mushalla, Guru, Dosen dan Guru Besar yang mengajar dilembaga Majelis Turos Islam.
  7. Membiayai (Menggratiskan) para santri/wati, mahasiswa/siswi yang mau mengikuti program pendidikan Majelis Turos Islam.
  8. Menciptakan generasi yang dilahirkan oleh Majelis Turns 1s1am untuk dapat berperan di Forum Nasional dan Forum Gelobal (Internasional).
  9. Seluruh alumni yang dilahirkan ormas Islam ini wajib menjaga muru’ah, martabat, kewibawaan, setia, ikhlas, syukur, sabar untuk mengabdi dan siap ditempatkan dimana saja oleh onnas Islam ini.
  10. Menciptakan perdamaian dunia diatas nilai-nilai hak asasi manusia (HAM ).
  11. Zikir, Amal, ilmu dan Akhlaq (Tasawuf & Thariqah) sebagai pegangan dan benteng diri dalam melahirkan pemimpin agar dapat menjadi Qudwah dan Marjak Ummat.
  12. Melahirkan ulama sebagai Marjak Fikih 4 Madzhab Ahlussunnah Waljama ah di tengah tengah Ummat diutamakan sebagai Marjak Fikih Syafi’i.
  13. Memakmurkan, mengembangkan dan menginfestasikan (Istitsmar) Wakaf (termasuk wakaftanah, wakaf emas, wakaf perak, wakafuang, & wakaf harta lainnya), Zakat (zakat Mal, pertanian & perternakan), Hibah dan Sedekah Ummat yang diamanahkan kepada Majelis Turos Islam wajib dibawah kontrol, pengawasan dan dikelola oleh Imam ‘Mursyid & lembaga Ulama Majelis Turos Islam dan pemanfaatannya sesuai dengan Khittah, Visi dan Misi Majelis Turos Islam yang tidak melanggar Syariat Islam.
  14. Imam Mursyid Majelis Turos Islam adalah sebagai Guru, pengajar, pelindung ormas, pembimbing, pengarah utama dan keputusan tertinggi didalam organisasi dan didalam majelis (lembaga) ulama (fatwa) didalam mengembangkan strategi politik dakwah di tengah-tengan ummat.